Home » Archives for November 2017
Pada kesempatan saat ini saya mencoba berbagi sedikit tips cara ternak Murai Batu, secara singkat ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam ternak mura batu:
Persiapan Lokasi & Kandang Ternak Murai Batu Ideal
Ini adalah hal pertama yang wajib disiapkan dalam ternak murai batu, lokasi sebaiknya tenang, jangan dekat pabrik yang bising dan bergetar karena lalu lalang kendaraan bermotor. Lokasi aman dari gangguan binatang liar dan juga pencuri.
Setelah ditentukan lokasi yang tepat barulah kita mulai membangun kandang ternak murai batu ideal minimalis 90cm x 90cm * 180cm atau bila memiliki lahan lebih luas bisa kita bangun kandang yang lebih lebar dan tinggi.
Induk Murai Batu
Untuk melatih pengalaman dalam ternak murai batu, pilihlah dalam tahap awal murai batu dengan harga yang tidak terlalu tinggi. Setelah dipahami barulah bisa kita mulai ternak murai batu berkualitas.
Pilih Indukan Jantan dan Betina yang tidak terlalu takut dengan manusia, karena akan lebih mudah dalam penjodohan, karena akan lebih cepat beradaptasi, bisa ambil dari peternak lain yang ada di sekitar kita.
Pilih Indukan Jantan dan betina yang sehat, lincah nafsu makan bagus, bulu tidak kusam dan tidak memiliki cacat fisik.
Pilih Indukan jantan dan betina yang sudah memiliki umur lebih dari 2 tahun, karena lebih matang dan siap untuk diternakan.
Pakan
Saat burung sudah dimasukan kandang ternak, perlu diperhatikan pakan alami yang disediakan untuk burung, jangkrik, cacing tanah, ulat hongkong/kandang, telur semut rangrang ( Kroto ) harus tersedia.
Pemberian pakan alami yang teratur akan memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral indukan burung, yang akan merangsang birahi indukan burung, sehingga burung akan lebih cepat berproduksi / beranak.
Beternak Murai Batu memang terdengar seperti mudah, namun kenyataannya diperlukan ketekukan dan ketelatenan kita. Karena keberhasilan itu tidak ada yang mudah, perlu proses dan waktu dalam menanganinya.
Tekun Sabar dan berdo'a. Semoga kita diberi jalan kesuksesan yang lebih mudah.
Unknown
November 07, 2017
CB Blogger
IndonesiaPilih Indukan Jantan dan Betina yang tidak terlalu takut dengan manusia, karena akan lebih mudah dalam penjodohan, karena akan lebih cepat beradaptasi, bisa ambil dari peternak lain yang ada di sekitar kita.
Pilih Indukan Jantan dan betina yang sehat, lincah nafsu makan bagus, bulu tidak kusam dan tidak memiliki cacat fisik.
Pilih Indukan jantan dan betina yang sudah memiliki umur lebih dari 2 tahun, karena lebih matang dan siap untuk diternakan.
Pakan
Saat burung sudah dimasukan kandang ternak, perlu diperhatikan pakan alami yang disediakan untuk burung, jangkrik, cacing tanah, ulat hongkong/kandang, telur semut rangrang ( Kroto ) harus tersedia.
Pemberian pakan alami yang teratur akan memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral indukan burung, yang akan merangsang birahi indukan burung, sehingga burung akan lebih cepat berproduksi / beranak.
Beternak Murai Batu memang terdengar seperti mudah, namun kenyataannya diperlukan ketekukan dan ketelatenan kita. Karena keberhasilan itu tidak ada yang mudah, perlu proses dan waktu dalam menanganinya.
Tekun Sabar dan berdo'a. Semoga kita diberi jalan kesuksesan yang lebih mudah.
Anakan Murai Batu usia 45 hari
saya hanya ingin berbagi cara-cara perawatan yang selama ini saya lakukan kepada murai-murai saya, karena banyak teman-teman yang minta saya untuk memberikan tips perawatan murai batu untuk lomba, mungkin bukan yang terbaik tp inilah cara perawatan yang saya lakukan setiap hari.
Tips ini hanya untuk burung yang sudah siap dan bermental, artinya burung tidak galak dan loyo. Tapi ketika gantang burung kurang greget.
UNTUK PERAWATAN HARIANNYA
Pagi sekitar jam 5.00 / 6.00 krodong burung di buka ditempat tenang terbuka (diembunkan).
Pukul 7.00 beri jangkrik 5 ekor.
jemur sekitar 30 s/d 60 menit (tergantung kesenangan burung) karena ada yang suka jemur lama ada yang tidak.
Setelah selesai jemur dianginkan 20 s/d 30mnt beri kroto 1 sendok teh lalu dikrodong, simpan ditempat teduh dan dikelilingi burung isian / putar suara mp3 burung masteran.
Sore sekitar jam 3 sore buka krodong diangin-anginkan sekitar 30 menit., lalu madikan burung.
Setelah selesai mandi beri jangkrik kembali 5 ekor setelah bulu kering krodong kembali, gantung burung ditempat yg tenang dan tidak terlalu terang sehingga burung dapat beristirahat dengan tenang, bisa diputar suara burung mp3 untuk pemasteran.
Bila memberikan Vitamin sebaiknya cukup diberikan 1 s/d 2x seminggu.
PERAWATAN 1 MINGGU SEBELUM LOMBA
Senin s/d rabu burung dirawat seperti rawatan harian.
.
Kamis porsi dinaikan jangkrik jadi 7 ekor pagi sore, koroto 1 sendok makan, mandi jemur sama seperti harian.
Jum’at porsi dinaikan jangkrik menjadi 10 ekor pagi sore, koroto 1 sendok makan, tambah ulat hongkong 5 ekor pagi sore, mandi jemur sama seperti harian.
Sabtu porsi dinaikan jangkrik 15 ekor pagi sore, koroto 2 sendok makan, tambah ulat hongkong 5 ekor pagi sore, pada hari sabtu ini burung tidak dijemur dan tidak dimandikan pada sore harinya, burung dikrodong full seharian ditempat yang teduh dan tenang.
Minggu pagi burung diberi jangkrik 7 s/d 10 ekor, ulat hongkong 5 ekor dan kroto 2 sendok makan.
Saat menunggu untuk dilombakan disimpan ditempat yang jauh dr lapangan lomba dan burung murai lainnya. sehingga pada saat krodong dibuka dilapangan lomba burung dapat keluar nafsunya dan tenaganya masih full.
Jika diturunkan 2 babak, berikutnya burung beri jangkrik 5 ekor, ulat hongkong 3 ekor dan simpan ditempat yg jauh.
Untuk menghindari burung murai menjadi galak setelah dilombakan, usahakan pulang dari lapangan lomba murai batu dimandikan dan jangan diberikan jangkrik kembali, berikutnya perawatan dapat dikembalikan kepada cara perawatan harian sebelumnya.
Ingat !!!
Cara ini hanya cocok untuk burung yang sudah memiliki mental mapan, jika burung kegalakan atau malah kurang bergairah bisa disesuaikan dari cara pemberian extrafoodingnya, terutama jangkrik dan ulat hongkongnya. Jika burung kegalakan jangan pernah memberi ulat hongkong sebelum lomba dan jumlah jangkrik bisa dikurangi baik harian maupun seminggu sebelum lomba. Sedangkan bila burung kurang kurang ngotot bisa ditambah jumlah jangkrik yg diberikan baik harian maupun satu minggu sebelum lomba, ulat hongkong yang diberikan jangan berlebihan karena menimbulkan efek samping seperti rontok bulu atau kegalakan.
Perawatan burung murai termasuk tidak mudah. Banyak yang mengeluh burung murai yang dipeliharanya gampang jatuh sakit. Bagi Anda yang ingin merawat burung murai dapat berikut tips yang bisa jadi acuan.
Mengangin-anginkan burung pada pagi hari. Sebelum dimandikan, burung ini diangin-anginkan dengan cara diletakkan di luar rumah. Tujuannya agar burung dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Anda dapat melakukan proses ini sekitar 30 menit. Sambil menunggu anda bisa membersihkankan sangkar dari kotoran dan sisa pakan yang tidak termakan.
Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D. Mineral juga dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain.
Lakukan proses penjemuran ini sekitar satu jam. Penting juga diketahui agar saat dijemur, burung murai tidak melihat burung murai lainnya. Setelah dijemur, burung murai ini perlu kembali diangin-anginkan sekitar 10 menit saja.
Pemasteran burung bisa dilakukan saat burung istirahat siang dalam keadaan dikerodong, dan malam pada pukul 22.00 s/d 06.00.
Setiap burung murai memiliki karakter tersendiri. Sekalipun sama-sama berjenis burung murai, namun selera maupun porsi makan yang dibutuhkan bisa berbeda. Anda perlu mengamati karakter burung murai yang Anda rawat. Dengan demikian, Anda dapat memberikan takaran porsi makanan yang sesuai dengan karakter burung tersebut.
Berikan suasana tenang agar murai lebih cepat beradaptasi.
Hindari membeli murai batu yang pada matanya kelihatan tanda adanya katarak selaput berwarna putih pada bola mata, jika murai batu sudah katarak, resiko murai batu tersebut menjadi buta sangat tinggi sekali.
Cari murai batu yang memiliki ekor rapat dan tidak terlalu tebal, selain enak dipandang, juga akan membuat murai batu memainkan ekornya pada saat ditrek, hinndari juga membeli murai batu yang tidak punya ekor, karena kita tidak bakalan tahu bagaimana bentuk dan jenis ekor dari murai batu tersebut, jika ekornya sudah tumbuh kembali.
Kebanyakan murai batu memiliki bulu dada berwarna coklat, tapi jika Anda mendapatkan murai batu dengan bulu dada cenderung berwarna kekuningan, maka itu rezeki Anda. Murai batu bakalan dengan warna bulu dada seperti ini, biasanya cepat berbunyi dan cepat juga jadi.
Jangan pernah menilai usia murai batu hanya berdasarkan pengamatan pada kaki, ini bisa menipu calon pembeli. Murai batu bakalan muda mempunyai tanda bulu yang masih berbintik cokelat di bagian sayap sebelah luar maupun sayap sebelah dalam.
Jika ada murai batu bakalan yang pada saat kita pegang dia menjerit kencang dan berusaha mematuk-matuk jari tangan, inilah murai batu dengan mental berani.
Sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
Pilih yang berbentuk kotak, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
Pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
Panjang ekor yang serasi dengan postur badan. Pilihlah bentuk ekor yang sedikit lentur.
Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
Sumber: Omkicau
Sumber: Omkicau











